Detail Produk
Permasalahan:
Apabila serbuk batu bara terlalu kasar, pembakaran menjadi terlambat dan waktu pembakaran menjadi lebih lama, sehingga meningkatkan kandungan karbon dalam abu, menaikkan suhu gas buang di outlet tungku (FEGT), serta menyebabkan superheater dan reheater mengalami overheat. Sebaliknya, apabila serbuk batu bara terlalu halus, risiko terjadinya pembakaran spontan dan ledakan debu meningkat.
Apabila serbuk batu bara terlalu kasar, pembakaran menjadi terlambat dan waktu pembakaran menjadi lebih lama, sehingga meningkatkan kandungan karbon dalam abu, menaikkan suhu gas buang di outlet tungku (FEGT), serta menyebabkan superheater dan reheater mengalami overheat. Sebaliknya, apabila serbuk batu bara terlalu halus, risiko terjadinya pembakaran spontan dan ledakan debu meningkat.
Metode Optimasi:
Menggunakan rotating classifier berefisiensi tinggi untuk mengurangi rasio sirkulasi serbuk batu bara di dalam coal mill serta meningkatkan efisiensi pemisahan.
Menggunakan rotating classifier berefisiensi tinggi untuk mengurangi rasio sirkulasi serbuk batu bara di dalam coal mill serta meningkatkan efisiensi pemisahan.
Hasil Modifikasi:
- Keseragaman serbuk batu bara meningkat 10%, dan tingkat kehalusan R90 dapat disesuaikan secara online dalam rentang 5%–35%.
- Menjamin pembakaran yang stabil pada beban boiler rendah serta meningkatkan kemampuan unit dalam mengikuti perubahan beban (load following/peak shaving).
- Mengurangi kandungan karbon dalam abu boiler sehingga secara efektif menurunkan emisi NOx dari unit pembangkit.


