Wuhan Boiler Co., Ltd. (WBC) sebelumnya dikenal sebagai Wuhan Boiler Factory yang didirikan pada tahun 1954.
Pada Agustus 2007, ALSTOM SA Power mengakuisisi 51% saham milik negara di Wuhan Boiler dan menjadi pemegang saham pengendali.
Pada November 2015, GE Power menyelesaikan akuisisi terhadap ALSTOM SA Power, sehingga WBC menjadi salah satu basis manufaktur boiler terbesar di dunia serta memperoleh otorisasi teknologi dan manufaktur coal mill dari GE Power.
Pada September 2020, GE mengumumkan pengunduran diri dari pasar pembangkit listrik tenaga batubara.
Keunggulan Produk
Didukung oleh teknologi dan pengalaman global terdepan, WBC menghadirkan berbagai solusi pembangkit listrik, antara lain:
-
Boiler pembangkit tipe π dan tipe tower dari subcritical hingga ultra-supercritical
-
Boiler Circulating Fluidized Bed (CFB) subcritical dan supercritical
-
HRSG (Heat Recovery Steam Generator / Boiler Panas Buang)
-
Furnace tenaga surya (Solar Thermal Furnace)
-
Insinerator sampah
-
Coal Mill (Penggilingan Batubara)
Sumber Teknologi Utama
Amerika Serikat (CE Technology)
- Furnace model π
- Solar thermal boiler
- HRSG (waste heat boiler)
- HP type medium speed coal mill
Jerman (EVT Technology)
- Tower furnace
- CFB boiler
- Insinerator limbah
- SM type medium speed coal mill
- Fan coal mill
Kerja Sama Strategis
Pada 15 Maret 2022, Jinbangda Industrial dan WBC menandatangani GE Coal Mill Field Strategic Cooperation Framework Agreement.
Melalui kerja sama ini, WBC dengan dukungan otorisasi dan teknologi GE memberikan dukungan kepada Jinbangda Industrial untuk memperluas pasar coal power eks GE Power.
Sebagai hasilnya, Jinbangda Industrial ditunjuk sebagai pemasok utama (preferred supplier) untuk produk coal mill yang ditangani oleh WBC.

